PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS INDONESIA

20 Februari 2017
14:29:33 WIB

 

UI Hapus Ujian Mandiri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Jakarta -- Universitas Indonesia tidak melakukan ujian mandiri buat seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran baru 2017/2018. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristek Dikti) No 126/2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi.

Disebutkan dalam Pasal 12 ayat (2), seleksi mandiri yang dilaksanakan setiap perguruan tinggi negeri (PTN) diharapkan menggunakan atau memanfaatkan nilai hasil tes seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN ) yang difasilitasi panitia pusat.

"Aturannya jelas, kami ikut aturan saja. Lagi pula kalau nilainya sudah ada dari SBMPTN, ngapain ujian lagi," ujar dosen kimia UI Emil Budianto seperti dikutip Media Indonesia, Senin 20 Februari 2017.

Mantan Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru UI itu menegaskan, dengan ditiadakannya UM, porsi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SBMPTN tahun ini relatif lebih besar, yakni 70% dari total kuota 4.300. Sementara itu, sisanya melalui jalur SNMPTN sebesar 30%.

Tidak hanya UI, Universitas Padjadjaran (Unpad) yang telah lebih dulu meniadakan UM sejak tahun lalu juga kembali memastikan tidak ada UM tahun ini.

Hanya, untuk persentase penerimaannya, jika tahun lalu seimbang antara SNMPTN dan SBMPTN 50:50, tahun ini persentasenya menjadi 40:60 atau lebih besar SBMPTN.

"Banyak SMA yang nakal, makanya kami juga ada surat pernyataan dengan kepala sekolah agar jujur. Kuota ada 6.200 kursi, kalau terdeteksi curang kami tentu beri tegur-an dan tidak diprioritaskan lagi," kata Koordinator Seleksi Masuk Unpad 2016, Denie Heriadi.

PTN lain seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga tetap menggunakan UM.

Hal itu pun diperbolehkan dengan aturan SNMPTN minimal 30%, SBMPTN minimal 30%, dan UM maksimal 30%.

Menurut Wakil Dekan Fakultas Teknik UGM, M Waziz Wildan, salah satu alasan masih menggunakan UM ialah untuk memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang tidak mengikuti SNMPTN ataupun SBMPTN.

Persentase penerimaan mahasiswa lewat jalur UM di UGM sebesar 30%.

"Untuk yang paling besar memang di SBMPTN 40%, 30% lainnya SNMPTN," kata Waziz.

Terlepas jalur mana pun yang dipakai untuk masuk PTN, Waziz menekankan, calon mahasiswa ataupun orangtua memastikan jurusan yang dipilih sesuai keinginan dan kemampuan anak.

Sering kali kegagalan seleksi disebabkan anak mengikuti orangtua.

Senada, Direktur BTA 8 Hasa-hatan Manulang mengatakan tidak sedikit orangtua terkesan memaksakan kehendak pada anak. "Based on pengalaman, anak-anak kebanyakan enggak cocok dengan pilihan orangtua," ujar Waziz.

(Lampost.co)

 

Share



0 Komentar

    Form Komentar

    Tag Cloud

    Agenda

    ' Kepada handaitaulan bapak, ibu ananda pelajar sukses di lampung. bersama ...'

    ' TANGGAL-TANGGAL PENTING. www.alqolammetro.com 1. Pengumuman UN ...'

    ' Outbond Al Qolam Outbond adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh ...'

    Artikel Terpopuler

    STAN ITU? Kemacetan Di Gerbang Depan
    Jadilah Seperti PENSIL Seorang anak bertanya kepada

    Berita Terpopuler

    14 Kuliah Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perguruan
    USM PKN STAN?     Banyak yang bertanya

    Video Terpopuler

    Penerimaan Mahasiswa Baru ITERA TA 2016/2017 Dalam menyambut tahun
      Ruslan Yusuf (26) alias Ullang Cokmo (Ulcok) yang digelar

    Facebook Fanpage

    Banner

    Statistik Pengunjung
    Pengunjung hari ini : 48
    Total pengunjung : 33300
    Hits hari ini : 435
    Total Hits : 211814
    Pengunjung Online : 3